tugas 9 prinsip prinsip disiplin di kelas
TUGAS 9
PRINSIP PRINSIP DISIPLIN DI KELAS
PRINSIP PRINSIP DISIPLIN DI KELAS
A. Pengertian disiplin
Adapun cara untuk membuat jadwal yang baik adalah sebagai berikut
Novan Ardy Wiyani, 2013. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Ar-ruz Media
Kata
disiplin berasal dari bahasa latin “Disciplina” yang merujuk kepada belajar dan
mengajar. Kata ini berasosiasi sangat dekat dengan istilah “disciple” yang
berarti mengikuti orang belajar di bawa pengawasan seorang impinan. Disiplin
adalah kesadaran untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan tertib dan teratur
sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab
tanpa paksaan dari siapapun (AsyMas’udi, Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (Yogyakarta: PT TigaSerangkai, 2000). Sedangkan The Liang Gie
(1972) memberikan pengertian disiplin sebagai suatu keadaan tertib di mana
orang-orang yang tergabung dalam suatu organisasi tunduk pada
peraturan-peraturan yang telah ada dengan rasa senang.
Adapun
menurut kamus umum Bahasa Indonesia, W.J.S Poerwadarminta, istilah disiplin
mengandung pengertian sebagai berikut : - Latihan batin dan watak dengan maksud
supaya segala perbuatannya selalu mentaati tata tertib di sekolah. - Ketaatan
pada aturan dan tata tertib. Berdasarkan pengertian tersebut di atas maka
dapatlah penulis katakan bahwa disiplin adalah rasa tanggung jawab dari pihak
murid berdasarkan kematangan rasa sosial untuk mematuhi segala aturan dan tata
tertib di sekolah sehingga dapat belajar dengan baik. Dan juga disiplin bukan
hanya suatu aspek tingkah laku siswa di dalam kelas/sekolah saja, melainkan
juga di dalam kehidupannya di masyarakat sehari-hari. Dengan demikian anak yang
tidak mengenal disiplin akan cenderung menjadi anak nakal/pembangkang, oleh
karena itu pembentukan disiplin adalah sejalan dengan pendidikan watak.
Di
dalam pembicaraan disiplin dikenal dua istilah yang pengertiannya hampir sama
tetapi terbentuknya satu sama lain
merupakan urutan. Kedua istilah itu adalah disiplin dan ketertiban, ada juga
yang menggunakan istilah siasat dan ketertiban. Diantara kedua istilah tersebut
terlebih dahulu termasuk pengertian ketertiban, baru kemudian pengertian
disiplin (Suharsimi: 114).Ketertiban merajuk kepada ketertiban seseorang dalam
mengikuti peraturan atau tata tertib karena didorong atau di sebabkan oleh
sesuatu yng datang dari luar. Disiplin atau siasat merujuk pada kepatuhan
seseorang dalam mengikuti peraturan atau tata tertib karena didorong oleh
adanya kesadaran yang ada pada kata hatinya. Disiplin kelas adalah keadaan
tertib dalam suatu kelas yang di dalamnya tergabung guru dan siswa taat kepada
tata tertib yang telah ditetapkan (Dirjen PUOD dan Dirjen Diknasmen, 1996: 10).
Disiplin merupakan
sesuatu yang berkenaan dengan pengendalian diri sesseorang terhadap bentuk-bentuk
aturan. Disiplin merupakan sikap mental. Disiplin pada hakikatnya adalah
pernyataan sikap mental dari individu maupun masyarakat yang mencerminkan rasa
ketaatan, kepatuhan yang didukung oleh kesadaran untuk menunaikan tugas dan
kewajiban dalam rangka pencapaian tujuan. Dengan disiplin dimaksudkan sebagai
upaya untuk mengatur perilaku anak dalam mencapai tujuan pendidikan, karena ada
perilaku yang harus dicegah atau dilarang, dan sebaliknya, harus dilakukan.
Pembentukan disiplin pada saat sekarang bukan sekedar menjadikan anak agar
patuh dan taat pada aturan dan tata tertib tanpa alasan sehingga mau menerima
begitu saja, melainkan sebagai usaha mendisiplinkan diri sendiri (self discipline). Artinya ia berperilaku
baik, patuh dan taat pada aturan bukan karena paksaan dari orang lain atau guru
melainkan karena kesadaran dari dirinya.
Disiplin bukanlah kepatuhan
lahiriah, bukanlah paksaan, bukanlah ketaatan pada otoritas
gurunya untuk menuruti aturan. Disiplin adalah suatu sikap batin, bukan kepatuhan
otomatis. Siswapun bertanggung jawab untuk menciptakan suasana kelas yang baik.
Suasana kelas yang tidak tegang, ada kebebasan tapi ada pula kerelaan mematuhi
peraturan dan tata tertib sekolah.
Dari beberapa pengertian di atas
dapat disimpulkan bahwa disiplin adalah ketaatan dan ketepatan pada suatu
aturan yang dilakukan secara sadar tanpa adanya dorongan atau paksaan pihak
lain atau suatu keadaan di mana sesuatu itu berada dalam tertib, teratur
dan semestinya serta tiada suatu pelanggaran-pelanggaran baik secara langsung
maupun tidak langsung.
B. Bentuk bentuk disiplin kelas
1. Disiplin siswa dalam menentukan dan
menggunakan cara atau strategi belajar
Keberhasilan siswa dalam studinya dipengaruhi oleh cara
belajarnya. Siswa yang memiliki cara belajar yang efektif memungkinkan untuk
mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak
mempunyai cara belajar yang efektif.Untuk belajar secara efektip dan efisien
diperlukan kesadaran dan disiplin tinggi setiap siswa. Belajar secara efektip
dan efisien dapat dilakukan oleh siswa yang berdisiplin. Siswa yang memiliki
disiplin dalam belajarnya akan berusaha mengatur dan menggunakan strategi dan
cara belajar yang tepat baginya. Jadi langkah pertama yang perlu dimiliki agar
dapat belajar secara efektip dan efisien adalah kesadaran atas tanggung jawab
pribadi dan keyakinan bahwa belajar adalah untuk kepentingan diri sendiri,
dilakukan sendiri dan tidak menggantungkan nasib pada orang lain.
Hal ini sejalan dengan pendapat yang menyatakan belajar akan lebih
berhasil apabila kita memiliki :
a. Kesadaran atas tanggung jawab belajar,
b. Cara belajar yang efisien,
c. Syarat-syarat yang diperlukan ( Oemar
Hamalik,Metoda Belajar Dan Kesulitan-KesulitanBelajar(Bandung: Tarsito,2005)
Selain memiliki strategi belajar siswa yang tepat, siswa juga perlu
memperhatikan metode atau cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dalam
belajarnya. Seperti yang kita ketahui belajar bertujuan untuk mendapat
pengetahuan, sikap, kecakapan dan keterampilan. Cara yang demikian itu jika
dilakukan dengan penuh kesadaran dan disiplin tinggi maka akan menjadi suatu
kebiasaan, dan kebiasaan dalam belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar.
Demikianlah
cara-cara belajar yang perlu diperhatikan oleh setiap siswa, karena dengan
memiliki cara belajar yang baik akan membantu siswa dalam mencapai prestasi
yang tinggi, dan cara tersebut dapat dilaksanakan dengan baik secara teratur
setiap hari, apabila siswa memiliki sikap disiplin. Jadi siswa yang pada
dirinya tertanam sikap disiplin akan selalu mencari dan menentukan cara belajar
yang tepat baginya.
2. Disiplin terhadap pemanfaatan waktu
a. Cara mengatur waktu belajar.
Salah satu
masalah yang sering dihadapi oleh pelajar atau siswa adalah banyak pelajar atau
siswa yang mengeluh kekuragan waktu untuk belajarnya, tetapi mereka sebenarnya
kurang memiliki keteraturan dan disiplin untuk mempergunakan waktu secara
efisien. Banyak waktu yang terbuang-buang disebabkan karna mengobrol
omongan-omongan yang tidak habis-habisnnya. Sikap yang demikian itu harus
ditinggalkan oleh siswa karena yang demikian itu tidak bermanfaat baginya.
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang berhasil mencapai kesuksesan
dalam hidupnya adalah orang-orang yang hidup teratur dan berdisiplin
memanfaatkan waktunya. Dalam ajaran islam disiplin dalam pemanfaatan waktu
sangat dianjurkan, disiplin bukan hanya dalam pemanfaatan waktu belajar saja,
tetapi disiplin perlu juga dilakukan oleh setiap orang dalam setiap waktu dan
kesempatan.
Dalam belajar pemanfaatan waktu secara baik
dan dikerjakan dengan baik dan tepat waktu adalah merupakan hal yang terpuji.
Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa penggunaan atau pamanfaatan waktu
dangan baik menumbuhkan disiplin dalam mempergunakan waktu secara efisien.
b. Pengelompokan waktu.
Banyak siswa yang belajarnya kurang dapat memanfaatkan waktunya dengan
sebaik-baiknya karena tidak membagi-bagi waktunya untuk macam-macam keperluan,
oleh karna itu, berbagai segi dan teknik untuk mengatur pemakaian waktu perlu
dipahami sebagai langkah untuk mengembangkan keterampilan mengelola waktu
studi.
c. Penjadwalan waktu belajar.
Setiap siswa perlu mengadakan prinsip belajar secara taratur.dan untuk
belajar secara teratur setiap hari harus mempunyai rencana kerja. Agar siswa
tidak bayak membuang waktu untuk memikirkan mata pelajaran yang akan dipekajari
suatu saat dan apa yang harus dikerjakannya. Oleh karna itu agar siswa tidak
dihinggapi keraguan-keraguan terhadap apa yang hendak dipelajarinya maka ia
harus punya rencana kerja atau daftar waktu dalam belajar.
Adapun cara untuk membuat jadwal yang baik adalah sebagai berikut
• Memperhitungkan waktu setiap hari untuk
keperluan-keperluan tidur, belajar, makan, mandi, olah raga dan lain-lain.
• Menyelidiki dan menentukan waktu-waktu
yang tersedia setiap hari.
• Merencanakan peggunaan belajar itu dengan
cara menetapkan jenis-jenis mata pelajaran dan urutan-urutan yang harus
dipelajari.
• Menyelidiki waktu-waktu mana yang dapat
dipergunakan untuk belajar dengan hasil terbaik.
• Berhematlah dengan waktu, setiap siwa
janganlah ragu untuk memulai pekerjaan, termasuk juga belajar.
3. Disiplin terhadap tugas.
a. Mengerjakan tugas rumah
Salah satu prinsip belajar adalah ulangan
dan latihan. Sejalan dengan pendapat yang mengatakan bahwa : ”Mengerjakan tugas
dapat berupa pengerjaan tes atau ulangan atau ujian yang diberikan guru, tetapi
juga termasuk membuat atau mengerjakan latihan-latihan yang ada dalam buku
ataupun soal-soal buatan sendiri” (Slameto, Belajar Dan Faktor-Fakto yang
Mempengaruhinya (Jakarta: RinekaCipta,2003)Berdasarkan pendapat tersebut di
atas maka, tugas itu dapat berupa tes atau ulangan dan juga dapat berupa
latihan-latihan soal atau pekerjaan rumah.jika siswa mempunyai kebiasaan untuk
melatih diri mengerjakan soal-soal latihan serta mengerjakan pekerjaan rumah
dengan disiplin, maka siswa tersebut tidak akan terlalu kesulitan dalam
belajarnya, serta dapat dengan mudah mengerjakan setiap pekerjaan rumah yang
diberikan oleh guru.
b. Mengerjakan tugas di sekolah
Adapun tugas di sekolah mencakup
mengerjakan latihan-latihan tes atau ulangan harian, ulangan umum ataupun
ujian, baik yang tertulis maupun lisan. Dalam menghadapi tugas-tugas di atas
perlu dilaksanakan langkah-langkah persiapan sebagai berikut :
1. Hindarilah belajar terlalu banyak pada
saat-saat terahir mengerjakan tes (semua bahan hendaknya sudah siap jauh-jauh
sebelumnya).
2. Pelajarilah kembali bahan yang sudah
pernah didapat secara teratur sehari atau dua hari sebelumnya.
3. Buatlah suatu ringkasan atau garis besar
tentang bahan yang sedang dipelajari kembali itu.
4. Pelajarilah juga latihan soal dan hasil
tugas yang sudah pernah dikerjakan.
5. Peliharalah kondisi kesehatan.
6. Konsentrasikan seluruh perhatian
terhadap tugas yang akan ditempuh.
7. Siapkanlah segala alat atau
perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan dan jika diperlukan syarat syarat
tertentu, bereskanlah seawal mungkin.
4. Disiplin terhadap tata tertib.
Didalam proses balajar mengajar, disiplin terhadap tata
tertib sangat penting untuk diterapkan, karna dalam suatu sekolah tidak
memiliki tata tertib maka proses belajar mengajar tidak akan berjalan dengan
lancar sesuai dengan rencana,Antara peraturan dan tata tertib merupakan suatu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sebagai pembentukan disiplin siswa dalam
mentaati peraturan di dalam kelas maupun diluar kelas.
Untuk
melakukan disiplin terhadap tata tertib dengan baik, maka guru bertanggung
jawab menyampaikan dan mengontrol berlakunya peraturan dan tata tertib
tersebut. Dalam hal ini staf sekolah atau guru perlu terjalinnya kerja sama
sehingga tercipta disiplin kelas dan tata tertip kelas yang baik tampa adanya
kerja sama tersebut dalam pembinaan disiplin sekolah maka akan terjadi
pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertip sekolah serta terciptanya
suasana balajar yang tidak diinginkan.
Dengan demikian untuk terciptanya disiplin yang harmonis dan terciptanya
disiplin dari siswa dalam rangka pelaksanaan peraturan dan tata tertib dengan
baik, maka di dalam suatu lambaga atau lingkungan sekolah perlu menetapkan sikap
disiplin terhadap siswa, agar tercipta proses belajar mengajar yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
Novan Ardy Wiyani, 2013. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Ar-ruz Media
Sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat dan menambah wawasan
BalasHapusSangat bagus bisa di partekan di lapngan nanti
BalasHapusSangat bermafaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bagus materinya kak
BalasHapus